Korban Penganiayaan Nency SR Aroean Akhirnya Mulai Disidangkan di PN Jakarta Utara INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Korban Penganiayaan Nency SR Aroean Akhirnya Mulai Disidangkan di PN Jakarta Utara

Korban Penganiayaan Nency SR Aroean Akhirnya Mulai Disidangkan di PN Jakarta Utara

Ditulis Oleh redaksi Senin, 05 Oktober 2015 | 14.54

Foto Nency SR Aroean sebelum mengalami penganiayaan (fb) 

JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Setelah hampir 1,5 Tahun proses kasus penganiayaan yang menimpa Nency SR Aroean (39) warga Jalan Mundu Blok L No.23 RT007/RW012, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Nency SR Aroean saat dirawat di RSUD Koja (BE) 
Sebelumnya, korban sempat kecewa dengan kinerja penyidik Polres Jakarta Utara yang dinilai tidak serius menanggapi laporan polisinya bernomor TBL/367/K/II/2014/PMJ/RESJU tertanggal 19 Februari 2014 lalu, meski dirinya sempat terbaring dan dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja karena mengalami patah hidung, luka sobek dan mengalami cacat secara permanen akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku Roy RS Aroean, namun dirinya sulit untuk mendapatkan keadilan. 

“Syukur deh meski sudah cukup lama, akhirnya disidangkan juga perkaranya ke Pengadilan,” ujar Nency kepada wartawan, Senin (5/10/2015).

Menurut Nency, sebenarnya dirinya tidak mau seperti ini memproses kakak kandungnya sendiri, tapi perbuatannya selama ini juga seperti tidak menganggap saya ini adik kandungnya. Bahkan ketika sidang berjalan, diruang persidangan, dia masih berusaha menjelek-jelekan saya dihadapan Majelis hakim, sehingga Majelis hakim sendiri pun berang,” terangnya.

Bukan hanya itu lanjut Nency, sikap pelaku diruang persidangan pun sudah seperti pengacara untuk dirinya sendiri meski sudah didampingi kuasa hukumnya. “Mentang-mentang dia tidak ditahan selama menjalani proses hukumnya, dia tambah congkak dan belagu, tapi saya juga kecewa dengan sikap Jaksa yang lebih condong ke pelaku ketimbang ke saya sebagai korban ngak tahu ada apa dengan Jaksa,” keluhnya.

Akibat penganiayaan itu, korban sampai sekarang masih terasa ngilu dan nyeri di bagian wajah, terutama di sekitar hidung dan mengalami kerontokan rambut, karena sudah lebih setahun mengkonsumsi obat dokter yang keras baik antibiotik maupun penghilang rasa sakit, termasuk dibagian kepala yang ditumbuhi rambut pun masih terasa sakit ketika menyisir atau menggaruk kepala.

Peristiwa itu bermula ketika ada kumpul keluarga sambil mengobrol seputar urusan keluarga, termasuk pelaku dan istrinya yang pada akhirnya antara korban dan istri pelaku sempat terjadi selisih paham. Lalu tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba pelaku melayangkan pukulan kearah wajah yang mengakibatkan kaca mata korban pecah dan mengalami luka sobek dan tulang hidung patah, sehingga dirinya terpaksa harus menjalani perawatan selama 10 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja Jakarta Utara. (Indra/BE/inc)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved