Ketua DPRD DKI dan BaraJP Sepakat Desak Ahok Ungkap Nama INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Ketua DPRD DKI dan BaraJP Sepakat Desak Ahok Ungkap Nama

Ketua DPRD DKI dan BaraJP Sepakat Desak Ahok Ungkap Nama

Ditulis Oleh redaksi Senin, 13 April 2015 | 02.07

Birgal Sinaga (berdiri di kursi), Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Kepulauan Riau, ikut orasi di Bundaran HI Minggu (12/4). Birgal Didampingi Maria Astuti Rusia dan Afing Manamping Siregar. (Ist)
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Sihol Manullang Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) sepakat mendesak Ahok agar mengungkap nama-nama anggota DPRD yang terlibat dalam anggaran siluman. Kalau ada pegawai Pemda DKI ikut terlibat, ungkap juga.
           
"Jika Ahok memang serius membongkar 'permainan' di DPRD maupun di Pemda DKI, pilihan tunggal Ahok adalah mengungkap nama. Begitu kesepakatan BaraJP dengan Pak Pras, Ketua DPRD DKI," kata Sihol Manullang di Jakarta Minggu (12/4).
           
Dalam pertemuan khusus dengan BaraJP, Prasetyo mengatakan, selama ini Ahok sudah mencaci-maki DPRD DKI Jakarta. Kata-kata kotor yang dialamatkan Ahok ke DPRD, sudah diketahui publik.
           
"Tetapi kalau Ahok sendiri tidak mengungkap nama-nama yang terlibat, semua makian Ahok jadi percuma. Kalau seandainya ada 'permainan' dari sekelompok kecil, jangan dialamatkan menjadi seluruh anggota DPRD ikut terlibat," kata Prasetyo seperti ditirukan Sihol.
           
Sebelumnya, dalam pernyataan Vivi Evilia Ketua Srikandi BaraJP dalam aksi Bundaran HI menegaskan, Gubernur Ahok sudah saatnya membuka nama-nama anggota DPRD DKI yang terlibat  "menyelundupkan" anggaran siluman Rp 12,1 triliun.
           
"Saatnya bukan retorika dan tuduhan kosong, tetapi Ahok harus sebut nama yang terlibat. Menghindari pencemaran nama baik, Ahok bisa kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengungkap nama-sama yang terlibat," kata Vivi.
           
Ke 7 kali, BaraJP kembali menggalang dukungan tanda tangan masyarakat di atas spanduk bergambar Ahok. Hingga kini, BaraJP sudah mengoleksi 240 lembar (total sepanjang 1,2 kilometer).
           
Vivi mengatakan, dari sisi perkembangan opini di masyarakat, sudah lama tidak ada informasi baru. Hal ini membuat pemberitaan media massa hanya mengulang-ulang topik yang sama, namun tidak ada substansi baru. Ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat pendukung bahkan anti Ahok sekalipun. (ii)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved