DPRD Sukoharjo Siap Memfasilitasi Perselisihan di RSIS Yarsis INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » DPRD Sukoharjo Siap Memfasilitasi Perselisihan di RSIS Yarsis

DPRD Sukoharjo Siap Memfasilitasi Perselisihan di RSIS Yarsis

Ditulis Oleh redaksi Senin, 06 April 2015 | 17.10

RSI Yarsis Pabelan (Twitter)
SUKOHARJO - INDEPNEWS.Com : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukoharjo menyatakan siap memfasilitasi pertemuan dua yayasan yang mengklaim sebagai pemilik RSIS Yarsis, Pabelan, Karatasura. Lewat pertemuan tersebut, masalah di RS Yarsis bisa terselesaikan dengan mencari perdamaian. Namun DPRD memilih menunggu hingga ada pihak yang meminta dimediasi agar tak ada kesan membela salah satu kubu.

Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, menuturkan pihaknya tidak ingin terjebak dalam perselisihan dua yayasan yang sama-sama mengklaim sebagai pemilik RSIS. Tidak bisa dipungkiri, kata politikus PDIP itu, sengketa dua kubu muncul lantaran ada kepentingan tertentu. Namun, peselisihan tersebut harus diselesaikan, agar tidak terjadi PHK.

Dia menyebut kepentingan itu adalah masalah keuntungan atau profit. Menurut Nurjayanto masalah tersebut sangat sensitif. Apabila ada pihak lain yang ingin mendamaikan dua kubu yang bertentangan, ucap dia, akan ada tudingan pihak tersebut membela salah satu pihak.

“Kalau kami berinisiatif mendamaikan nanti dikiranya membela kubu ini atau kubu itu. Kami tidak ingin terjebak dalam masalah yang sejatinya masalah internal RSIS itu,” kata Nurjayanto.

Meski demikian, DPRD tetap membuka diri untuk menjadi mediator jika ada pihak yang beritikad baik menggelar pertemuan musyawarah mufakat antar dua kubu. Oleh karena itu, dia berharap dua yayasan yang berseteru, Yayasan RSIS (Yarsis) akta 2006 sebagaimana telah direvisi menjadi Yarsis akta 2011 dan Yayasan Wakaf RSIS (YWRSIS), duduk bersama menyelesaikan masalah.

“Masalah RSIS ini sudah berdampak luas, karena di situ ada nasib yang dipertaruhkan. Nasib pasien, para pekerja karyawan, pekerja medis, dan lain sebagainya. RSIS sangat dibutuhkan masyarakat dan banyak yang menggantungkan hidup pada RSIS. Sangat disayangkan apabila dua yayasan itu tidak mau musyawarah mufakat,” imbuh Nurjayanto. (Armin)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved