Survey: Megawati Akan Lengser dan Digantikan Jokowi Sebagai Ketua PDIP INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Survey: Megawati Akan Lengser dan Digantikan Jokowi Sebagai Ketua PDIP

Survey: Megawati Akan Lengser dan Digantikan Jokowi Sebagai Ketua PDIP

Ditulis Oleh redaksi Senin, 23 Maret 2015 | 01.13

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda (Metrotv)
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Sesuai Survey Poltracking Indonesia. Mulai ada indikasi proses rekayasa oleh para 'stakeholder' agar Megawati lengser, dan digantikan oleh Jokowi. Melalui survey Megawati ingin dilengserkan dan Jokowi memimpin PDIP. Jokowi menjadi ketua umum PDIP, sekaligus presiden. Inilah bentuk oligarki partai. Jadi keinginan membebaskan dualisme kepemimpin tidak dapat terwujud.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tidak di rekomendasikan untuk memimpin kembali partai berlambang banteng mocong putih itu. Hal tersebut berdasarkan pada hasil survei penilaian yang diliris Poltracking Indonesia.

"Incumbent (Ketua Umum PDIP) Megawati Soekarnoputri adalah figur elite partai yang paling tidak direkomendasikan memimpin PDIP ke depan," hal demikian ini dikatakan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam jumpa pers hasil survei di Jakarta Pusat, Minggu (22/3).

Adapun penilaian itu dilakukan melihat 10 aspek, diantaranya integritas dan rekam jejak, kompetensi dan kapabilitas, visi dan gagasan, komunikasi elite, komunikasi publik, akseptabilitas publik, pengalaman dan prestasi memimpin, memimpin organisasi partai, memimpin koalisi serta kemampuan memimpin dalam pemerintahan dan negara.

Megawati mendapatkan posisi ke tujuh dari sembilan nama yang muncul sebagai calon ketua umum PDIP. Sembilan nama itu di antaranya, Joko Widodo (Jokowi), Ganjar Pranowo, Pramono Anung, Maruarar Sirait, Hasto Kritiyanto, Tjahjo Kumolo, Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

“Sedangkan nama Jokowi berada paling atas dengan presentase 7,68% diikuti oleh Ganjar 7,41%, Pramono 7,35%, Maruarar 7,03%, Tjahjo 6,6%, Hasto 6,52%, Megawati 6,44%, Prananda 5,93%, dan Puan 5,74%. Sementara dari nama-nama itu yang paling direkomendasikan hanya ada tiga yakni Jokowi dengan 29,35%, Pramono 28,73%, dan Ganjar 19,85%. Sementara Puan 25,04%, Prananda 17,64%, dan Megawati 19,91% atau paling bawah,” ujar Hanta Yuda.

Adapun survei ini dilakukan pada Desember 2014 sampai Februari 2015. Riset dalam pengambilan survei ini dilakukan dengan metode uji kelayakan figur melalui tiga tingkatan penyaringan, yakni meta analisis, focus group discussion, dan penilaian beberapa aspek dari masing-masing figur di PDIP. (An)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved