Pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi Tersangkut Korupsi Dana PNPM Rp, 1,81 Miliar INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi Tersangkut Korupsi Dana PNPM Rp, 1,81 Miliar

Pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi Tersangkut Korupsi Dana PNPM Rp, 1,81 Miliar

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 29 Maret 2015 | 14.49

Petugas Kejari Cikarang (kanan) saat menggiring pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi (kiri) ke Rutan Pondok Bambu. Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDIP itu menjadi tersangka dalam tindak pidana Korupsi dana PNPM Rp, 1,81 miliar, di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. (an)
CIKARANG - INDEPNEWS.Com : Jejen Sayuti Ketua Bidang Kehormatan mengeluarkan pernyataan resmi secara lisan, terkait pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi yang menjadi tersangka dalam perkara Korupsi di Kejari Cikarang.

“Benar bahwa yang menjadi tersangka korupsi di Kejaksaan Negeri Cikarang adalah pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi, bernama Agnes Irama Nataliya,” tegas Jejen.

Pria yang identik dengan kumisnya ini baru mengetahui wajah pengurusnya setelah melihat surat kabar harian lokal. “Saya tahunya itu setelah melihat koran. Benar itu dianya pengurus DPC yang baru dibentuk belum lama ini,” kata Jejen yang juga politisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Jejen mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, dimana kadernya tersebut terjerat kasus korupsi. Lebih tegas di jelaskan Jejen, "bukan hanya pengurus ditingkat bawah, pengurus ditingkat atas, apabila melakukan korupsi maka akan dipecat,” bebernya dengan nada tegas.

Untuk diketahui, Agnes merupakan mantan fasilitator kegiatan PNPM di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi ditangkap Kejari Cikarang bersama Ketua UPK PNPM Setu ‘RU’ (42) karena melakukan korupsi senilai Rp 1,81 miliar anggaran PNPM Mandiri dari 2009-2013. (an)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved