Lulung: Tidak Boleh Ada yang Ganggu Ahok Jadi Gubernur INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Lulung: Tidak Boleh Ada yang Ganggu Ahok Jadi Gubernur

Lulung: Tidak Boleh Ada yang Ganggu Ahok Jadi Gubernur

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 02 Oktober 2014 | 01.35

Basuki Tjahaja Purnama dan H. Abraham Lunggana 
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana mengatakan aksi demonstrasi menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memimpin DKI Jakarta yang dilakukan ratusan orang dari Forum Betawi Rempug (FBR) merupakan bagian dari suara masyarakat. Sehingga lanjut pria yang karib disapa Haji Lulung ini, tidak ada salahnya tuntutan tersebut didengar untuk kemudian dicari akar permasalahannya.

"Dia (FBR) cuma mendukung Ahok untuk menjadi laki-laki sejati untuk mundur dari wakil Gubernur. Dia kan ibarat jasad, nyawanya dari Gerindra. Kalau dukungan Gerindra sudah dicabut, dia sudah nggak punya nyawa," ujar Lulung, di lantai 9 Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (1/10/2014)

Lulung mengatakan tuntutan dari sejumlah masyarakat yang disuarakan ke DPRD selama ini, akan di inventarisir terlebih dahulu. Setelah dikumpulkan beberapa tuntutan akan dibahas dalam rapat pimpinan dewan.

"Kami akan inventaris semua aspirasi masyarakat dan nanti akan di bahas dalam rapat. Nanti kita akan lakukan apa yang jadi hak-hak DPRD. Ini memang harus dibahas. Menurut informasi banyak orang yang akan lakukan demo serupa, bahkan FBR saja bilang mau dua hari sekali,” ujar Lulung.

Lulung mengatakan tuntutan yang akan diakomodir adalah tuntutan yang sesuai dengan konstitusi. Sehingga apabila yang dijadikan dasar bersifat rasisme, maka akan ditolak. Lulung mengaku sudah menjelaskan kepada yang berdemo apabila secara konstitusi, Ahok menjadi Gubernur tidak dapat diganggu gugat.

“Kami sebenarnya enggak masuk pada persoalan agama apakah muslim atau nonmuslim. Tapi kita masuk dalam konstitusi. Dalam undang-undang bahwa semua warga punya hak yang sama di depan konstitusi. Jadi secara konstitusi Ahok menjadi gubernur tidak boleh ada yang melanggar. Tapi kalau dalam proses menjadi gubernur itu dia lakukan kebijakan yang menyenggol orang banyak ya akan kita tanyakan, termasuk menghina DPRD” ucap Lulung. (TRIBUNnews/inc)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved