Woah… Perda Miras, Hanya Isapan Jempol INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Woah… Perda Miras, Hanya Isapan Jempol

Woah… Perda Miras, Hanya Isapan Jempol

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 19 September 2014 | 21.56

Penyakit Masyarakat: Bukan hanya miras, petugas razia juga menemukan cewek-cewek seksi yang menemani tamu. Meski penjualan miras hanya diperbulehkan di hotel berbintang, tempat-tempat hiburan malam juga menyediakan miras. (Jaya) 
BALIKPAPAN - INDEPNEWS.Com : Langkah Pemkot untuk sekadar merazia dan menyita minuman keras (miras) akhirnya harus dibayar mahal. Mau bukti? Belum lama ini, aparat gabungan di bawah komando Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia dan menyita puluhan botol miras dari NAV Karaoke.

Hanya selang 4 hari berikutnya tepatnya pada Rabu (17/9) malam, razia kembali digelar dan hasilnya 720 miras diamankan dari 9 Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Madinatul Iman. Operasi melibatkan aparat gabungan Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri itu digelar oleh Kecamatan Balikpapan Kota (Balkot), dipimpin langsung Camat Balkot Djonaziansyah. 

“Sepertinya THM ini tidak ada jeranya untuk menjual miras. Padahal hanya selang beberapa hari saja sudah dilakukan razia oleh Satpol PP, tetapi razia kali ini masih kedapatan miras,” ujar Kasi Trantib dan LH, Kecamatan Balkot, Heru Suharto, Kamis (18/9) kemarin.

Bagaimana pengusaha nakal mau jera. Di dalam Perda nomor 16 tahun 2000 tentang Larangan, Pengawasan, Penertiban Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol sudah jelas-jelas sanksi terhadap pelanggar bisa sampai pencabutan izin. Sementara ini penegakan perda miras hanya sebatas pada penyitaan dan pelaksanaan sidang tipiring dengan denda yang tergolong receh.

“Iya, aneh kita ini katanya Madinatul Iman, tapi karaoke keluarga sampai berani jualan miras. Seingat saya, belum pernah ada THM yang izinnya dicabut padahal sudah berulang kali kedapatan jualan miras,” kata Suratman, warga BDS I, Sungai Nangka ketika ditanya soal penegakan Perda Miras di Kota Madinatul Iman.

Aparat yang terlibat dalam razia gabungan yang dilaksanakan pihak Kecamatan Balkot berhasil menyita sedikitnya 720 botol miras dari 9 THM di Kota Madinatul Iman. Pelanggaran terhadap peredaran miras yang semestinya hanya dijual di hotel berbintang itu tidak terlepas dari nakalnya distributor miras.

Menurut Heru Suharto, seharusnya distributor miras selektif untuk menjual miras. Jangan sampai THM diberikan kesempatan membeli miras sebab dalam Perda THM tidak diperbolehkan untuk menyediakan miras.

“Yang perlu diperketat adalah pendistributor miras, harus selektif dalam melayani pembeli kalau THM ini tidak memiliki izin untuk menyediakan miras tapi kenyataanya, dari 9 THM yang kami datangi semuanya menyiapkan meras,” kata Kasi Trantib dan LH Kecamatan Balkot.

Di tempat terpisah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Suprapto menyebutkan, 9 THM yang kedapatan menjual miras yakni NAV Terminal Rasa, Centro, Happy Puppy, Pub L2C, Bole-bole, Red Bar, Karoke Geisha, Vegas, Epicentrum dan Resto Tengoe Café.

Aparat gabungan, kata Suprapto, langsung menindak tegas THM nakal itu dengan menyita miras tipe A dan B yang dijual. “Sidang bagi para pelanggar Perda akan digelar di halaman Satpol PP tanggal 8 Oktober mendatang,” imbuh Suprapto. (Jaya)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved