Tahu Pong (Kempong) Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Tahu Pong (Kempong) Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah

Tahu Pong (Kempong) Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 20 September 2014 | 19.58

H. Tamlika, Kades Karangpandan - Karanganyar & Istri, Hj. Suratmi saat ditemui INDEPNEWS.Com di rumahnya (Taufiq Zuliawan) 
KARANGANYAR - INDEPNEWS.Com : Kota Karanganyar, Jawa Tengah merupakan salah satu yang memiliki banyak potensi bisnis selain wisatanya, Karanganyar terutama Karangpandan dikenal pembuat tahu di wilayah Surakarta. 

Apalagi Tahu merupakan salah satu makanan tradisional yang populer. Selain rasanya enak, harganya murah dan nilai gizinya pun tinggi. Bahan makanan ini diolah dari kacang kedelai. Demikian yang dikatakan Hj. Suratmi, pengusaha tahu dari Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah yang juga istri H. Tamlika, Kades Karangpandan, Karanganyar.

“Meskipun berharga murah dan bentuknya sederhana, ternyata tahu mempunyai mutu yang istimewa dilihat dari segi gizi,” Ujar Hj. Suratmi kepada INDEPNEWS.Com dirumahnya 100 meter dari Balai Desa Karangpandan. 

Menurutnya, hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa tahu kaya protein bermutu tinggi, tinggi sifat komplementasi proteinnya, ideal untuk makanan diet, rendah kandungan lemak jenuh dan bebas kholesterol, kaya mineral dan vitamin

Hingga  kini beberapa daerah Karanganyar, Karangpandan dikenal sebagai sentra produksi tahu rakyat, yakni Karangpandan, terutama yang sampai sekarang bertahan salah satunya Hj. Suratmi, Pengusaha Tahu di Karangpandan. 

Menurut Hj. Suratmi, yang menarik dari tahu pong ini, di antara yang masih bertahan tanpa bahan pengawet adalah tahu pong. Tahu pong ini juga  salah satu jenis variasi tahu . 

“Bentuknya sekilas mirip tahu sumedang mas, tapi tahu pong berbeda dengan tahu Sumedang. Bedanya, tahu sumedang bentuk tahunya tidak mengembang (kusut), sedangkan tahu pong bentuknya mengembang dan halus,” katanya. 

Sehingga secara kasat mata bentuk tahu pong lebih menarik.
Tahu pong adalah jenis tahu yang biasanya dikonsumsi sebagai kudapan/camilan. 

Hj. Suratmi menjelaskan tahu pong digunakan dalam acara rapat, arisan, seminar, atau acara lain yang sejenis. Saat ditanya bagaimana proses pembuatan tahu pong? Ia mengatakan sebenarnya hampir sama dengan pembuatan jenis tahu yang lain. Hanya ada sedikit perbedaan dalam tekniknya.

Usaha tahu pong Karangpandan itu ditekuni Hj. Suratmi sudah sejak tahun 1992 jadi sudah ditekuni kurang lebih 22 tahun oleh pengusaha tahu ini sekaligus istri dari Kepala Desa Karangpandan, Karanganyar. 

Diakuinya, Hj. Suratmi yang merupakan generasi pertama perajin tahu pong Karangpandan itu menghabiskan 3 Kwintal kedelai setiap harinya. Salah satu kelebihan tahu pong Karangpandan yakni rasanya gurih karena makanan ringan. 

“Memang yang laris tahu pongnya kalau istilahnya ada yang mengatakan  tahu kempong karena punya rasa yang khas apalagi pas makannya waktu dari penggorengan atau masih hangat ditambah pakai cabe,nikmat mas,”katanya.

Menurut Hj. Suratmi, pemasarannya lumayan luas. Bahkan hampir seantero Surakarta meminta tahun pong dari usahanya. Namun seiring makin banyak pengusaha tahu, Suratmi tetap eksis di usaha tahunya. 

Bahkan pembelinya makin bertambah terutama juga para wisatawan yang lagi berlibur di beberapa tempat wisata Karanganyar tak lupa  mampir ke Karangpandan, belakang Kelurahan Karangpan, para wisatawan tersebut seperti  Jakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan.

Sementara para pedagang tahu pong yang sering kulaan rata-rata dari wilayah Surakarta baik Karanganyar, Solo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan beberapa luar kota seperti Temanggung, Yogja.

Hj. Suratmi mengatakan untuk bahan baku kedelai biasanya campuran dari kedelai lokal yang kecil-kecil serta kedelai impor dari Amerika. Harga bahan baku kedelai bervariasi untuk lokal Rp 8.250/kg dan impor sekitar Rp 8.350/kg. 

Cara pembuatan tahu pong Karangpandan ini pun tergolong sederhana. Biasanya bahan baku kedelai direndam sejak pukul 03.00 sampai 07.00. Dibantu pekerja  yang berjumlah sepuluh orang pekerja mulai menggiling tahu itu sekitar pukul 08.00.

Selanjutnya saripatinya direndam lagi, setelah mendidih segera dicetak lalu digoreng. Ada tiga jenis tahu pong Karangpandan ini, ukuran kecil, sedang dan besar. 

Berhubung makanan rakyat, harganya pun tergolong murah, untuk yang terkecil dijual untuk 10 biji tahu kempong Rp 2500, harga tiap bijinya Rp 250 per biji, yang tanggung 10 bijinya Rp 3000 tiap bijinya  Rp 300 sedangkan tahu besar 10 bijinya harganya Rp 4000, perbijinya besar Rp 400. 

Hj. Suratmi berharap, tahu pong atau tahu kampong ini akan mampu menjadi makanan yang menarik bagi para wisawatan luar negeri. Rencananya tahu pong ini akan diperkenalkan kepada turis-turis asing terutama turis-turis asing yang lagi berwisata di wilayah Surakarta. 

“Insya Allah, tahu pong atau tahu kempong disamping dikenal di Indonesia juga dikenal di luar negeri,”Harapnya. (Taufiq Zuliawan)
Bagikan Berita :

2 komentar:

  1. iya nih makan tahu pong asli memang bikin sehat dan bisa menurunkan berat badan, mampir ya kang ke web ane yang menjual tahu pong asli daerah klaten

    BalasHapus
  2. sangat bermanfaat sekali artikel ini tidak hanya satu artikel ini saja tapi semuanya artikel artikel d webset ini sangat bagus dan juga bermanfaat buat yang tidak tau tentang cara membuat resep yang baik dan benar, memang webset ini juaranya dalam memberikan urain urain artikel yang berkualitas saya harus banyak belajar supaya bisa seperti yang pegang webset ini. sungguh banyak sekali ilmu ilmu baru yang saya peroleh setelah membaca semua artikel yang ada d webset ini. dan tidak ada salah nya meluangkan waktu untuk saling mengetahui: Tahu Pedas rasa yang nikmat

    BalasHapus

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved