Ranjau Paku di Jakarta Mengincar Pengguna Jalan INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Ranjau Paku di Jakarta Mengincar Pengguna Jalan

Ranjau Paku di Jakarta Mengincar Pengguna Jalan

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 27 September 2014 | 22.37

Tanpak paku - paku di sepanjang jalan (an) 
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Hasil pantauan media, salah satu pengalaman pengguna jalan, Sofyan (35). “Sudah empat kali dalam bulan ini saya  berurusan dengan tukang tambal ban. Ke empat kalinya juga ban sepeda motor saya bocor tertusuk paku. Jalan yang banyak paku itu di Jalan Hasyim Ashari sampai Daan Mogot, Pesing. Wah, sering sekali disitu ada paku. Saya juga sering kena. Juga di Jalan Pramuka yang mengarah ke Rawamangun,” ucap Sofyan. 

“Pada Malam itu, menambal ban yang kena paku di Jalan Pramuka. Karena ban terasa kempes, saat itu juga tidak berapa lama sudah ada 5 orang stanby menuggu untuk ditambal, lokasinya di daerah Hotel Sentral Rawa mangun Jakarta Timur,” terangnya.

”Untuk tambal ban tarifnya sekitar Rp 8.000,- jika diganti ban dalam baru harus bayar serharga Rp 40.000,-. Itu juga Ban yang ditawarkan ban yang kualitas jelek. Yang jelas para penambal ban memaksakan untuk ganti ban dalam baru, meskipun ban yang kita pakai masih baru.

Hal serupa juga dialami Rian, “dalam satu waktu yang sama bisa sampai 4 orang yang menambalkan ban sepeda motor. Pakunya kecil, paling 1 cm, tetapi begitu kena, angin langsung habis dan sepeda motor goyang. Kalau enggak cekatan bisa jatuh, apalagi kalau dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Ketika Wartawan meminta penjalasan terkait persoalan tersebut kepada Ajun Komisaris Besar Hindarsono, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum dan Pembinaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro. Pihaknya mulai mendengar kembali ban sepeda motor kempes karena melindas paku. ”Memang ada laporan ’tebar paku’ main lagi. Namun, kami belum bisa mendeteksi ruas jalan yang dijadikan medannya. Kami juga mendengar muncul tambal ban keliling,” terangnya.

Menurut Hindarsono, Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan tetap rutin membersihkan jalan dengan mobil bermagnet. Selain itu, mereka juga menyambangi tambal ban pinggir jalan. “Kami imbau masyarakat mau menginformasikan lokasi dan waktu yang kerap terjadi tebaran paku ke TMC (Traffic Management Center) atau polisi terdekat. Informasi ini memudahkan kami memetakan dan membersihkan paku,” tuturnya. (an/o5)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved