Door.. ABK Tug Boat Ditembak oleh Sejumlah Oknum Ormas di Perairan Sungai Mahakam INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Door.. ABK Tug Boat Ditembak oleh Sejumlah Oknum Ormas di Perairan Sungai Mahakam

Door.. ABK Tug Boat Ditembak oleh Sejumlah Oknum Ormas di Perairan Sungai Mahakam

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 25 September 2014 | 00.23

Korban Penembakan Hasbi (35) Crew Kapal Tug Boat Berau Coal 30 
 di RSU Wahabsyahrani Samarinda masih dalam keadaan kritis (Foto:Jaya) 
SAMARINDA - INDEPNEWS.Com : Alur perairan sungai Mahakam sudah menjadi momok menakutkan sejumlah Para Pelaut yang melintas. khususnya Crew Tug boat yang sering melintas dengan menggunakan wadah Pontong untuk menarik batubara.

Hal tersebut dialami salah satu Crew TB Berau Coal 30 dibawah naungan PT. Rusianto Bersaudara yang kena tembak di saat melintas di daerah dekat jembatan Mahulu Tenggarong Kutai Kertanegara kamis malam (23/9).

Pasalnya Hasby (35) korban penembakan yang dilakukan sejumlah oknum oknum yang mengatasnamakan salah satu Ormas, yang sering naik ke kapal Tug boat meminta jatah Solar dengan wadah Galon sering memaksa para crew kapal apabila tidak diberi sesuai dengan permintaannya, serta kadang memakai kekerasan.

Saat Independent News menemui salah satu rekan korban di Rumah sakit umum Awang Syahrani di Samarinda yang namanya tidak mau dipublikasikan menjelaskan. “Wah… kami sangat merasa terintimidasi ulah-ulah mereka yang sering naik kepal minta solar. Hal ini sudah puluhan tahun kami alami di perairan sungai Mahakam. Padahal kebaikan kami sudah cukup dengan seringnya memberi. Akan tetapi kalau sudah memaksa dengan kekerasan bahkan menggunakan senjata tajam dan senjata api, kami merasa sudah sangat tidak aman untuk berlayar. Ini sudah jatuh korban, yaitu rekan kami yang ditembak di bawah tulang rusuknya dan sampai sekarang masih belum sadar, bahakan tali peghubung ke pontong dari kapal juga di putuskan, padahal tindakan tersebut sudah membahayakan keselamatan para penduduk kampung yang ada di sekitar lokasi perkara,” ungkapnya.

Yang kami herankan sepatutnya aparat baik polairud bahkan angkatan laut harus menindak ulah mereka. Akan tetapi ironisnya sebagian juga terdapat beberapa oknum aparat, baik dari Polairud melakukan hal yang sama. Yang sepatutnya menjaga alur pelayaran ini. Kami meminta kepada penegak hukum baik dari Kapolsek, Kapolres serta Kapolda bahkan dari Mabes Polri untuk menindaklanjuti ulah para pelaku yang sudah melakukan layaknya, “Para Perampok”. Kami para pelaut sudah dijadikan obyek penderita dan ATM berjalan bagi mereka-mereka ucapnya lagi.

Menurut sumber yang layak dipercaya sudah ada beberapa oknum para pelaku ditahan di polsek Loa Kulu dan polres Tenggarong.

Harapan kami buat Bapak Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Andayono dapat menyikapi masalah yang terjadi di perairan sungai Mahakam. Agar kami merasa tenang untuk melakukan aktifitas berlayar kembali, ungkapnya kepada media ini. (Chandra/Elvis/Jaya)
Bagikan Berita :

2 komentar:

  1. Berita ini memang Betul adanya...dulunya saya disamarinda Begitu memang Adanya.susah Karna Aparatnya juga begitu.minta Jatah Terus...

    BalasHapus
  2. Ikatan pelaut bugis boneSabtu, 11 Oktober 2014 17.44.00 WIB

    Musnahkan para perambok yg mengatasnamakan ormas dialur mahakam. Kmi berlayar cri makan untk klrga dirumah.bukan untuk menghidupi preman kampung seperti kalian

    BalasHapus

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved