Bara JP Serahkan Penghargaan "Bapak Anti Demokrasi" untuk SBY INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Bara JP Serahkan Penghargaan "Bapak Anti Demokrasi" untuk SBY

Bara JP Serahkan Penghargaan "Bapak Anti Demokrasi" untuk SBY

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 30 September 2014 | 15.54

Inilah trofi "Bapak Anti Demokrasi Indonesia" yang
diserahkan Bapa JP kepada Presiden SBY. (Foto: Ist)
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memperoleh penghargaan "Bapak Anti Demokrasi Indonesia" dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), di depan Istana RI, Selasa (30/9). Penghargaan diterima oleh aktivis yang mengenakan topeng SBY.
           
"Ini penghargaan tertinggi yang pernah ada di Indonesia, kepada orang yang dinilai berhasil memberangus demokrasi. Ini akan dicatat sejarah," ujar Koordinator Aksi, Syafti Hidayat. Bara JP juga memberikan penghargaan Best Actor untuk peran SBY dalam Sinetron RUU Pilkada via DPRD.
           
Syafti mengatakan, selama ini SBY selalu menjaga citra pro rakyat, sampai-sampai tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (bbm), untuk menekan subsidi. Padahal, dari APBN 2015 yang sebesar Rp 2.079 triliun, 20,4% akan dialokasikan untuk subsisi bbm. Mengapa membelanjakan demikian besar uang negara untuk subsidi bbm? Hanya untuk menjaga citra, supaya seakan-akan pro publik, pro rakyat.
           
"Kini, semua itu sia-sia. Segalanya telah luluh-lantak oleh omongan yang tidak sama dengan tindakan, yakni soal dukungan Partai Demokrat terhadap Pilkada via DPRD. Rakyat sudah muak jika SBY masih juga mengatakan ingin pilkada langsung," tegasnya.
           
Inilah surat Bara JP kepada SBY.
"Tuan Presiden SBY, berhentilah bicara mendukung Pilkada langsung, karena omongan Anda tidak sama dengan tindakan. Kami tambah muak jika Anda masih juga berceloteh tentang dukungan Pilkada langsung.
           
Sebagai rakyat Indonesia, kami keberatan jika Anda ingin menjadi Sekjen PBB, atau badan dunia lainnya. Seorang anti demokrasi seperti anda, tidak layak menjadi tokoh dunia. Kelak, kami khawatir, Anda hanya akan mempermalukan Bangsa Indonesia. Ini tidak baik untuk bangsa besar seperti Indonesia, maka sebaiknya urungkan niat Anda menjadi Sekjen PBB.
           
Lagi pula, seluruh dunia sudah tahu, Anda adalah pemberangus demokrasi, sebagaimana yang sudah ditulis media-media internasional. Apakah Anda memperoleh penghargaan dari semua itu? Sama sekali tidak, Anda justru memperoleh cibiran, tanggapan sinis. Ironisnya, semua itu di akhir masa jabatan Anda, sehingga yang melekat di benak rakyat adalah kemunafikan Anda, bicara A tetapi bertindak kebalikan A. Maka jangan heran jika Anda telah memperoleh penghinaan memalukan dari rakyat, sebagaimana reaksi media massa dan media sosial.
           
Sebaiknya Anda jangan ikut lagi memperjuangkan UU Pilkda ke Mahkamah Konstitusi (MK), karena itu hanya akan menambah rasa mual kami terhadap Anda. Biarlah kami berjuang sendiri.
           
Ya, biarlah kami berjuang sendiri. Anda yang menentang, kemudian Anda hendak ingin memperjuangkannya agar kembali seperti dulu. Tidak, kami tidak mau jika Anda lagi-lagi mencemari perjuangan rakyat, Anda jangan menjadi pahlawan kesiangan.
           
Oh ya, apakah Anda pernah membuat peraturan pemberian penghargaan "kebalikan pahlawan?" Kalau ada, kami memberikannya kepada Anda, yaitu berupa "Bapak Anti Demokrasi" Indonesia, yang hari ini kami berikan. Kami bikin sebuah trofi, berlapis emas. Tapi bukan emas sungguhan, hanya berlapis kertas emas. (dd)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved