Aria Bima Sebut Amien Rais Terlalu Khawatir Soal Kriminalisasi Politik INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Aria Bima Sebut Amien Rais Terlalu Khawatir Soal Kriminalisasi Politik

Aria Bima Sebut Amien Rais Terlalu Khawatir Soal Kriminalisasi Politik

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 27 September 2014 | 16.10

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima 
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima mempertanyakan pernyataan Amien Rais yang mengaku khawatir akan adanya kriminalisasi politik seusai disahkannya Undang-Undang Pilkada dengan mekanisme pemilihan melalui DPRD.

Menurut Aria, kekhawatiran politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu terlalu mengada-ada.

"Ini hanya kekhawatiran yang mengada-ada saja menurut saya," ujar Aria usai menjadi pembicara dalam dialog bertajuk Drama Paripurna yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (27/9/2014).

Aria belum memahami betul maksud Amien terkait kriminalisasi politik tersebut. Sebab, tidak ada kaitannya pengesahan UU Pilkada dengan kriminalisasi politik.

"Khawatir itu inkosistensinya Amien Rais yang bikin blunder negara. Amien Rais orang paling konsisten dengan inkonsistensinya," kata Aria.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais meminta koleganya dalam Koalisi Merah Putih mewaspadai kemungkinan kubu presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla melakukan berbagai macam cara untuk menghadang koalisi ini.

Salah satu yang harus diwaspadai, sebut dia, adalah upaya kriminalisasi elite koalisi merah putih. "Harus kita antisipasi kemungkinan Jokowi-Kalla akan mempolitisasi hukum untuk melemahkan lawan-lawan poltiknya," kata Amien, saat berpidato dalam silaturahmi dan orientasi Anggota DPR RI Periode 2014-2019 Koalisi Merah Putih di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

"Mungkin akan ada demonisasi dan kriminalisasi tokoh-tokoh KMP lewat abuse and misuse lembaga penegak hukum," kata Amien.

Hadir dalam acara tersebut, pasangan kandidat dalam Pemilu Presiden 2014 yang diusung Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, bersama para ketua umum dan elite parpol koalisi ini, selain para anggota parlemen terpilih dari partai-partai dalam koalisi untuk periode 2014-2019.

Amien mengingatkan anggota terpilih DPR yang hadir untuk secara maksimal memperhatikan kinerja lembaga penegak hukum, baik kepolisian, kejaksaan, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi selama pemerintahan Jokowi-JK mendatang.

"KMP harus siap dan sigap untuk menekan lembaga penegak hukum supaya tidak ada tebang pilih," ujar mantan Ketua MPR itu.

Amien lantas menyinggung kasus-kasus pelanggaran pada masa lalu yang diduga dilakukan oleh kubu Jokowi-JK.

"KMP harus mengumpulkan fakta-fakta dan data solid tentang berbagai pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum-oknum tetangga sebelah," ujar dia.

Selain itu, lanjut Amien, koalisinya juga harus membongkar kembali kasus lain seperti skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), skandal penjualan Indosat, dan skandal penjualan gas Tangguh.

"Dan meminta lembaga penegak hukum dan keadilan untuk mengejar kasus-kasus di atas sampai ke ujung bumi," ujarnya. (Imanuel Nicolas Manafe/Tribun/inc)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved