Advokat PERADI Bersikap Preman, Wakil Ketua Pansus Ruu Advokat di DPR RI Ahmad Yani Dipukul INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Advokat PERADI Bersikap Preman, Wakil Ketua Pansus Ruu Advokat di DPR RI Ahmad Yani Dipukul

Advokat PERADI Bersikap Preman, Wakil Ketua Pansus Ruu Advokat di DPR RI Ahmad Yani Dipukul

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 25 September 2014 | 16.44

JAKARTA - INDEPNEWS.Com : RUU Advokat yang akan diumumkan hari Rabu (24/9/2014) terpaksa batal. Beberapa advokat Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) yang menolak RUU ini disahkan melakukan aksi premanisme di Gedung DPR dengan mengancam panja RUU Advokat.

Advokat Peradi melakukan penyanderaan terhadap Ahmad Yani, anggota Komisi Hukum dari Fraksi PPP. Dalam peristiwa itu, Yani sempat dipukul dan nyaris digebuki secara beramai - ramai oleh beberapa advokat dari organisasi Peradi.

Yani menduga penyanderaan dan pemukulan itu dilakukan karena sekitar ratusan anggota Peradi memaksakan kehendak mereka agar pengesahan RUU Advokat dalam sidang Paripurna DPR, Kamis (25/9) ini dibatalkan.

"Mereka memaksakan kehendak undang-undang ini tidak disahkan. Jadi kita sudah selesai rapat, kita sudah terima mereka, saat saya keluar itulah saya dihadang," kata Yani.

Penghadangan itu menurutnya tidak mencerminkan sikap profesi advokat yang seharusnya mengedepankan cara-cara elegan dalam menyampaikan aspirasinya. Apalagi sampai melempari dengan botol dan mengejar dirinya sampai ke parkiran mobil.

"Itu tidak menunjukkan sikap profesi, ada yang melempar saya dengan botol tapi tidak kena. Semalam setelah kita tutup rapat jam setengah sepuluh. Setengah jam saya disandera, dikejar sampai ke mobil. Ratusan lebih mereka, pamdal kita kewalahan," jelasnya.

Yani mengaku tidak memahami alasan apa yang membuat anggota Peradi sampai brutal seperti itu. Bahkan Yani menganggap tindakan Peradi sebagai bentuk intimidasi dan menghalangi kerja dewan. Apalagi kondisi serupa juga dialami anggota lain, Nudirman Munir.

"Ini betul-betul mengganggu kinerja dewan, saya semalam telpon Pak Kapolri juga. Ini menghalang-halangi tugas dewan, Peradi tetap saya terima kok, mereka yang tidak mampu mengendalikan anggotanya. Saya sudah lapor pimpinan DPR, ini bukan pribadi saya tapi penghinaan terhadap parlemen," tandasnya. 

Aksi tersebut membuat berang Ketua Panja RUU Advokat Syarifudin Suding dari fraksi Hanura komisi III DPR. Dia protes lantaran puluhan orang membuat keributan dan menyandra tim panja yang sedang rapat.

“Saya kan sudah mengijinkan anda masuk, kenapa  kamu membuat keributan dan menyandera anggota kami dengan membawa orang yang begitu banyak? Kamu sudah menyianyiakan kepercayaan yang saya berikan," kata Suding dengan nada marah melalui telepon ketika berbicara dengan Wakil Sekretaris Peradi John Panggabean.

Sementara Wakil Ketua Pansus DPR Ahmad Yani yang menjadi korban dalam insiden pemukulan advokat Peradi itu langsung melaporkan advokat Peradi ke Mabes Polri dengan didampingi Ketua Panja RUU Advokat Syarifudin Suding dan beberapa advokat dari beberapa organisasi advokat. (JIZ)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved