Pakar: Legowo Atau Tidak, Harus Terima Hasil MK INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Pakar: Legowo Atau Tidak, Harus Terima Hasil MK

Pakar: Legowo Atau Tidak, Harus Terima Hasil MK

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 21 Agustus 2014 | 08.27

Pakar hukum tata negara Margarito
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan keputusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Hatta, pada Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2014 hari ini. Seluruh pihak diminta untuk menerima apapun hasil MK, karena secara hukum sudah final dan mengikat.

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menegaskan hal ini untuk mengingatkan seluruh masyarakat. Apapun hasil MK harus diterima, suka ataupun tidak.

"Anda legowo atau tidak legowo, anda harus terima. Apakah legowo itu sudah lahir atau masih tidur, anda harus terima," ujarnya dalam acara Bincang Pagi MetroTV di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).

"Karena itu saya katakan, suka pun syukur. Tidak suka pun syukur. Hukum tidak menyediakan jalan lain untuk anda menyatakan tidak suka. Jadi anda harus terima," lanjutnya.

Margarito menjelaskan bahwa MK adalah lembaga hukum tertinggi, yang hasil putusannya sudah tidak dapat diganggu gugat secara hukum. Langkah hukum lain tidak akan bisa melawan putusan MK.

"Tidak ada jalan hukum lain yang tersedia untuk tidak menerima hasil Mahkamah Konstitusi. Tidak ada jalan. Secara hukum kita, secara konstitusional, tidak ada jalan hukum untuk mempertanyakan hasil hukum mahkamah konstitusi," tegas Margarito

Margarito juga mengingatkan, para relawan juga harus dapat menerima hasil keputusan MK. Bila ada oknum yang berusaha menggerakkan massa untuk beraksi anarkis dan merusak, puluhan ribu pihak berwajib yang sudah disiagakan dapat langsung turun mengamankan.

"Anda tidak damai, mau bikin ribut, itu polisi (di Gedung MK) ada banyak. Itu baru yang polisi-polisi. Belum yang tentara," ucap Margarito. (Sur/Metrotvnews.com)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved