JK Yakin Polisi Mampu Mengusut Tabloid Obor Rakyat INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » JK Yakin Polisi Mampu Mengusut Tabloid Obor Rakyat

JK Yakin Polisi Mampu Mengusut Tabloid Obor Rakyat

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 15 Juni 2014 | 13.55

JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Maraknya penyebaran Tabloid Obor Rakyat yang berisi fitnah dan cacian pada Calon Presiden RI Joko Widodo sudah sangat meresahkan. Terlebih, tabloid itu disebut oleh Dewan Pers bukan merupakan produk jurnalistik. Calon Wakil Presiden M. Jusuf Kalla geram dengan penyebaran media berisi propaganda fitnah itu, apalagi menurutnya, pembuat tabloid sudah mengakui secara terang-terangan. Sangat terlihat bahwa tujuan dari penyebaran itu adalah untuk menghancurkan salah satu pihak.

Menurut JK ada dua hal penting yang harus diusut pihak berwajib mengenai Tabloid Obor Rakyat. Hal pertama yang harus diusut adalah isi tabloid yang merupakan kampanye hitam, lalu yang kedua adalah pihak yang membiayai pencetakan dan penyebaran. JK mengatakan, untuk memproduksi dan mendistribusikan banyak tabloid ke barbagai tempat tentu membutuhkan dana yang sangat besar.

"Pertama (yang harus diusut) adalah isinya, kedua dana dari mana?" ujar JK di Jakarta (15/6).

"Pasti puluhan miliar mencetak jutaan begitu, lalu menyebarkan. Itu kan butuh dana besar sekali. Sangat penting dua hal satu penting diusut isinya, dan siapa yang membiayai, kan ini kan fitnah" tambahnya.

Dari sisi produk, sangat masuk akan jika butuh dana besar untuk mencetak dan mendistribusikan tabloid, apalagi peyebarannya luas melingkupi Jawa Timur dan Jawa Barat. JK menyebutkan, ini berbeda kalau penyebaran melalui media sosial.

"Kalau itu hanya sosial media mudah, masukkan selesai, ini kan cetak, kirim itu puluhan miliar biayanya," tukasnya.

JK sangat menyayangkan ada pihak yang menggunakan isu SARA untuk menjatuhkan seseorang. JK yang dikenal sebagai tokoh sentral dalam perdamaian Poso, Ambon, dan Aceh itu mengungkapkan, sesuatu yang dapat meretakkan persatuan dan kesatuan bangsa harus seperti penyebaran Tabloid Rakyat yang berisi fitnah harus segera dihentikan, dan pelakunya harus dihukum. Jika tidak segera dituntaskan, kata JK, ini bisa menimbulkan konflik.

"Ini fatal, (ada pihak) yang ingin membenturkan bangsa ini dari segi SARA, dan itu kalau orang percaya maka bisa terjadi itu
kalau tidak cepat dipadamkan, ini bisa menimbulkan perang badar, ini orang-orang (yang menyebarkan) suka perang ini" kata JK.

JK sangat yakin Polisi bisa mengusut tuntas kasus Tabloid Obor Rakyat yang berisi fitnah. Menurut dia, dengan kualitas polisi dalam pengusutan perkan tidak perlu diragukan lagi. "Polisi saya yakin, yakin seyakin-yakinnya bukti kecil saja polisi bisa mengungkap apalagi ini buktinya berjuta-juta lembar apalagi kirimannya lewat pos," kata JK.

JK menekankan jangan ada lagi pihak yang ingin menghancurkan demokrasi dengan isu SARA, merebaknya fitnah dari tabloid rakyat adalah sesuatu yang tidak bisa ditoleransi.

"Ini jangan membiasakan diri memfitnah orang di suatu demokrasi nasional, (apalagi) SARA lagi, ini dobel urusannya, kalau sampai tidak ditindak (maka) kelewatan," tutupnya. (Media Officer JK)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved