Rudy: Saya Muak Perilaku Pengurus yang Justru Memecah Belah PDIP INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Rudy: Saya Muak Perilaku Pengurus yang Justru Memecah Belah PDIP

Rudy: Saya Muak Perilaku Pengurus yang Justru Memecah Belah PDIP

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 18 Mei 2014 | 20.07

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo 
SOLO - INDEPNEWS.Com : Pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, terus mengundang pertanyaan. Pada awalnya wali kota Solo tersebut beralasan, pengunduran dirinya karena kegagalannya mengantarkan kader partainya menjadi anggota DPRD Jawa Tengah.

Sehari kemudian pria yang akrab disapa Rudy tersebut berubah beralasan. Keputusanya tersebut dilakukan karena isu santer akan diangkatnya Puan Maharani sebagai cawapres Joko Widodo (Jokowi).

Namun saat wartawan kembali mendesaknya, Rudy mempunyai alasan lain. Kepada para awak media Rudy mengaku kecewa dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut.

"Saya kecewa terhadap partai. Ada orang-orang yang ingin memecah belah kesolidan PDIP. Orang-orang tersebut berusaha menyusupkan paham kapitalisme ke dalam PDIP," ujar Rudy di Solo, Minggu (18/5).

Tak hanya itu, Rudy menuduh saat ini ada orang-orang PDIP yang dinilai bersikap otoriter dan memaksakan kehendak. Namun saat ditanyakan nama, Rudy menolak menyebutkannya.

"Memangnya mereka itu siapa, kok bisa semena-mena seperti itu. Saya sudah muak dengan perilaku pengurus yang justru memecah belah PDIP," tegasnya.

Rudy menyatakan pengunduran dirinya sebagai pembelajaran kepada mereka yang ingin mengerdilkan kembali PDIP. Rudy membantah jika pengunduran dirinya tersebut hanya mencari sensasi dan popularitas.

"Saya ini 38 tahun menjadi kader PDI dan PDIP. Darah saya ini merah, saya tidak pernah meminta jabatan, uang atau pekerjaan. Saya hanya ingin mengabdi ke masyarakat lewat partai," katanya.

Meski menyatakan mundur sebagai Ketua DPC PDIP Solo, Rudy menegaskan tidak akan pindah ke partai lain.

"Saya siap membantu memenangkan Jokowi dan pasangan cawapresnya di pemilu presiden, asalkan tidak berpasangan dengan Puan," pungkasnya. (Merdeka.Com)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved