Terima Kunjungan Dubes Kanada, JK: Indonesia Tertoleran Se-Dunia INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Terima Kunjungan Dubes Kanada, JK: Indonesia Tertoleran Se-Dunia

Terima Kunjungan Dubes Kanada, JK: Indonesia Tertoleran Se-Dunia

Ditulis Oleh redaksi Rabu, 06 November 2013 | 17.43

Dubes Kanada saat berkunjung ke kediaman JK 
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Dubes Kanada Donald Dobiash berkunjung ke kediaman Jusuf Kalla, Selasa (5/11) kemarin. Kunjungan ke rumah JK ini Sang Duta Besar secara khusus ingin membicarakan banyak hal terutama dia ingin mendengar tentang kemajuan PMI, toleransi agama di Indonesia, prospek ekonomi dan politik pasca 2014.

Dalam perbincangan santai sore itu, JK menjelaskan bahwa bangsa Indonesia adalah negara yang punya keragaman namun juga punya toleransi yang tinggi atas keragaman itu.
“Indonesia itu negeri bagus yang sangat toleran, bahkan salah satu yang toleran di dunia,” kata JK.

Menurut JK, memang ada beberapa konflik, tetapi sesungguhnya konflik-konflik itu terjadi karena ketimpangan kesempatan politik, setelah desetralisasi daerah dan tidak transparannya penyelenggaraan pemilu kepala daerah atau pemilukada.

Menyinggung soal tingkat keberagaman dan toleransi di Indonesia, bahwa tak perlu membandingkan Indonesia dengan dunia dulu, tapi dengan negara-negara se-ASEAN saja dulu.

“Mari kita jawab pertanyaan berikut, apakah ada negara di Asia Tenggara yang lebih toleran dari Indonesia? Myanmar? Jelas tidak. Vietnam? Kamboja? Thailand? Filipina? Malaysia? Singapura? Jelas tidak,” terang JK.

Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia ini membuat perbincangan menjadi menarik karena situasinya menjadikan siapapuntermasuk sang Duta Besar jadi kita sadar bahwa Indonesia bangsa yang sangat toleran.

“Memang ada friksi, tetapi itu hanya beberapa saja di Indonesia dgn penduduk 240 juta. Walaupun demikian, sekecil apa pun, masalah intoleransi harus di atasi. Kita ingin segalanya lebih baik. Indonesia untuk semua,” jelas tokoh perdamaian Poso, Ambon dan Aceh ini.

Sebagai negeri dengan mayoritas penduduk adalah Muslim, jelas JK, 8 dari 33 gubernur beragama bukan Islam, cukup banyak menteri bukan Islam, bahkan pada masa Orba sempat kementrian bidang ekonomi dan pertahanan dipegang oleh saudara kita yang nonmuslim.

Hanya di Indonesia toleransi seperti ini bisa terjadi, dan kita semua mensyukuri itu.Di Indonesia, tambah JK, semua jenis hari raya keagamaan dirayakan meski dalam fakta hampir 90 persen orang Indonesia adalah Muslim.

Terkait dengan pemilu 2014, Dubes Donald menanyakan apakah pak JK akan run lagi. JK menjelaskan, bahwa warga negara yg baik harus selalu siap mengabdikan diri.

“Saat ini saya mengabdi melalui PMI, DMI dan berbagai aktivitas sosial. Kalau diperlukan lebih dari itu, tentu saja saya siap. Tetapi kita lihat nanti, masih cukup jauh,” kata JK. [HA]


Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved