Kepada Penerima Beasiswa LPDP, JK : Jadilah Lokomotif Kemajuan Bangsa INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Kepada Penerima Beasiswa LPDP, JK : Jadilah Lokomotif Kemajuan Bangsa

Kepada Penerima Beasiswa LPDP, JK : Jadilah Lokomotif Kemajuan Bangsa

Ditulis Oleh redaksi Rabu, 06 November 2013 | 18.57

Jusuf Kalla saat memberikan pidato di Sentul Bogor [HA] 
BOGOR - INDEPNEWS.Com : Jusuf Kalla memberikan pidato di Sentul Bogor untuk memacu semangat ratusan penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang sebagian besar penerimanya akan mengambil studi S2 dan S3 ke luar negeri, Rabu (6/11).

Dalam pidatonya yang bertajuk Transformasi Generasi Muda, JK mengatakan bahwa untuk maju, Indonesia butuh pemimpin dan pakar di berbagai bidang. Menurutnya, Indonesia tidak akan terhormat sebagai bangsa jika hidup negeri ini terus tergantung bangsa lain untuk membangun diri bahkan untuk mencukupi kebutuhan makanan pokok.

JK mengatakan bahwa pendidikan adalah salah satu penentu kemajuan sebuah bangsa.

“Kemajuan umunya diukur dari aspek ekonomi, tetapi sebenarnya lebih dari itu. Ada banyak faktor lain, yaitu aspek sosial, salah satunya pendidikan,” ujar JK.

Dalam kesempatan ini, JK berpesan bahwa para penerima beasiswa adalah orang-orang pilihan yang beruntung mendapat kesempatan dari negara untuk sekolah dan belajar baik di dalam dan di luar negeri. Sebagai insan pilihan, ia berharap bahwa penerima beasiswa menjadi pribadi yang produktif.

“Anda mendapat berbagai pelatihan supaya siap tempur. Anda adalah elit-nya bangsa Indonesia. Negara bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa. Negara mendidik jutaan rakyat supaya mereka bisa menjadi warga negara yang produktif,” papar JK.

Tetapi, kata JK, untuk mengejar ketinggalan dari bangsa lain, kita perlu melakukan lompatan semacam quantum leap. Indonesia perlu mencetak lokomotif-lokomotif kemajuan yang akan menarik gerbong bangsa ini menuju kesejahteraan.

“Anda-lah lokomotif-lokomotif itu” kata JK disambut tepuk tangan riuh para peserta.

JK mengaku sepakat dengan strategi LPDP yang memfasilitasi mereka yang berkarya di tiga pilar, yakni pemerintah, swasta dan civil society. Indonesia perlu memajukan ketiganya untuk maju.

Namun, yang diperlukan, tegas JK, adalah bukan sekedar ijasah dan IPK yang baik dari para penerima beasiswa. Selain itu, ia juga berharap mereka bisa melebur dan menyatu dengan masyarakat sekitar kampus supaya bisa belajar lebih banyak terutama soal budaya setempat.

“Anda perlu bukan hanya ijasah dan IP, tetapi juga skill, knowledge dan jaringan. Kalian harus menjadi bagian dari masyarakat tempat kalian bersekolah. Bangun jaringan, menyerap pengalaman dan budaya positif dari negara tempat kalian bersekolah,” pesan JK.

Mantan Wakil Presiden ini terakhir berpesan bahwa beasiswa ini adalah amanat konstitusi. Meski pada dasarnya tidak mengikat, JK ingin semua penerimanya bisa mengabdi kepada negara kelak karena ikatan beasiswa ini bukan ‘ikatan biasa’.

“Anda semua dibiayai oleh dana negara, ini amanat konstitusi. Walaupun tidak ada ikatan dinas, tetapi ikrar anda kepada negeri adalah ikatan yang dilandasi hukum Tuhan, itu lebih kuat dari sekedar hukum perdata atau pidana,” tutur JK tegas. [HA]


Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved