Jusuf Kalla : Bank Century Sama Sekali Tidak Berdampak Sistemik INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Jusuf Kalla : Bank Century Sama Sekali Tidak Berdampak Sistemik

Jusuf Kalla : Bank Century Sama Sekali Tidak Berdampak Sistemik

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 21 November 2013 | 15.14

Jusuf Kalla saat memberikan keterangan pers bahwa Bank Century sama sekali tidak berdampak sistemik [HA] 
JAKARTA - INDEPNEWS.Com : Setelah sekitar 2 jam lebih memenuhi undangan KPK pada Kamis (21/13) untuk memberikan informasi tentang skandal Century, JK menyatakan bahwa dirinya hanya diberi dua pertanyaan. 

Pertama, jelas JK, adalah tentang peran Budi Mulya dalam menentukan bahwa bank berdampak sistemik pada perekonomian Indonesia. Kedua, tentang pemberian FPJP atau fasilitas pendanaan jangka pendek.

Ketika ditanya wartawan tentang rapat yang kedua yang tak diberitahukan Budi Mulya kepadanya, JK menjawab dengan menjelaskan kronologisnya.

"Saya jelaskan kronologisnya bahwa tanggal 20 (November 2008) sore itu kita rapat dengan Sri Mulyani, Boediono, dan beberapa menteri, semuanya sepakat tidak ada krisis pada ekonomi kita. Semua (bilang) aman, satu persatu (katakan itu)," uangkap Ketua PMI ini.

Akan tetapi, lanjut JK, beberapa jam kemudian mereka rapat di keuangan subuh memutuskan adanya gagal sistemik. Bank Century adalah satu bank yang membahayakan perekonomian. JK menyatakan heran padahal keputusan itu sebenarnya tidak perlu dan mereka sudah berdebat bahwa kegagalan bank Century tak berdampak sistemik. 

JK bahkan kembai memperkuat penyataannya bahwa ia benar-benar tak tahu akan rapat yang diadakan di Departemen Keuangan waktu itu. 

"Tanggal 20 (November 2008) itu menteri keuangan dan gubernur melaporkan tidak ada bank bermasalah. Saya tidak tahu ada rapat. Yang saya ketahui adalah bank itu rugi 600 miliar," jelas JK.

Menurutnya, Bank Century dianggap gagal padahal tak ada yang gagal. Gagalnya karena dirampok pemiliknya, kata JK. Bahwa bank century ada kekurangan, KKSK (Komite Kebijakan Sektor Keuangan) menyetujui bahwa bank Century rugi 600 milyar. Tapi mengapa, heran JK, dalam waktu tiga hari (pada 23 November 2008) mengucur dana 2,7 triliun.

Ketika dikejar pertanyaan tentang siapa yang bertanggung jawab atas kucuran dana sebesar itu, JK menjawab bahwa dua pihak yang bertanggung jawab yakni KKSK dan BI harus memberi keterangan. 

"KKSK dan BI harus memberi penjelasan," kata JK.

Sempat ditanyai tentang apakah Wakil Presiden Boediono bisa diseret menjadi tersangka, JK hanya menjawab bahwa semua yang tahu persoalan ini harus dimintai keterangan oleh KPK sebagai saksi.


Seperti diketahui, Bank Century dianggap gagal dan juga menimbulkan dampak sistemik pada perekonomian Indonesia pada 2008 lalu. Bank yang dinyatakan rugi 600 milyar karena dirampok oleh pemiliknya sendiri itu kemudian mendapat dana talangan (bail out) 6,7 triliun. [HA] 
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved