Empat KK Masih Mengungsi, Puting Beliung Ngamuk Ratusan Rumah Rusak dan 5 Roboh INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Empat KK Masih Mengungsi, Puting Beliung Ngamuk Ratusan Rumah Rusak dan 5 Roboh

Empat KK Masih Mengungsi, Puting Beliung Ngamuk Ratusan Rumah Rusak dan 5 Roboh

Ditulis Oleh redaksi Jumat, 01 November 2013 | 08.25

Terlihat sisa sisa peralatan rumah yang masih tertinggal dan sebagian beterbangan ke sawah (Armin) 
SUKOHARJO - INDEPNEWS.Com : Masyarakat korban bencana angin ribut puting beliung, sampai Jumat (1/11) masih sibuk memperbaiki rumahnya yang rusak. Sementara itu, empat kepala keluarga (KK) yang rumah roboh rata dengan tanah masih mengungsi.

Sementara satu korban yang mengalami luka-luka Imam Rejo, (82), warga RT 004/RW 10 Watulumbung, Watubonang, Tawangsari, dilaporkan masih menjalani rawat inap di RSUD Sukoharjo. Dua korban lainnya yang juga mengalami luka-luka, akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat kejadian bencana, Rabu (30/10) sudah diperbolehkan pulang.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Margono. Mengatakan, empat KK masih mengungsi di rumah tetangga dan saudaranya. Mereka warga Watulumbung, Watubonang dan Cemetuk, Lorog Tawangsari, masih mengungsi.

Sebanyak empat KK korban angin lisus terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka roboh total. Pihak keluarga dan masyarakat butuh waktu untuk membangun kembali rumah. “Untuk satu rumah roboh di Karangmojo, Weru, juga belum diperbaiki,” imbuhnya.

Sementara untuk korban luka bernama Imam Rejo masih dirawat di RSUD Sukoharjo lantaran mengalami patah tulang kaki kiri. Rencananya, korban akan menjalani operasi dalam waktu dekat ini. Korban mengalami luka parah dan tercetat sebagai peserta Jamkesda, terang Margono.

Dia mengungkapkan, Imam Rejo merupakan orang tua dari Legiyem, yang sebelumnya juga dikabarkan luka. Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun BPBD, Legiyem ternyata hanya mengalami shock. “Legiyem tidak dirawat di rumah sakit,” sambungnya.

Margono melanjutkan, hingga Jumat warga lokasi bencana bekerja bakti membersihkan puing-puing rumah. Warga dibantu tentara dari Koramil setempat dan Kodim 0726/Sukoharjo. Kerja bakti juga untuk menyingkirkan dahan pohon yang patah.

Untuk mengantisipasi terjadinya kembali bencana angin ribut, warga juga menebang pepohonan yang tinggi. Pada Kamis pagi tim BPBD Sukoharjo telah menyerahkan bantuan logistik bagi warga. Logistik tersebut berupa kebutuhan makan dan alat mandi.

Di samping itu, Margono menerangkan, pihaknya menyerahkan logistik berupa peralatan dapur, tikar, terpal dan makanan penambah gizi. “Bantuan logistik kami pusatkan di Watu Lumbung, Watu Bonang, untuk selanjutnya disalurkan kepada warga,” terangnya.

Sementara Kabid Operasional Tim SAR Sukoharjo, Muchlis, menyayangkan lambatnya respons dari PT Telkom. Sebab hingga Kamis siang tidak ada pergerakan dari tim internal Telkom. Padahal cukup banyak kabel milik mereka yang rusak tertimpa pohon.

Muclis menambahkan, akibat bencana angin ribut, ratusan rumah di Kecamatan Tawansgari dan Weru mengalami kerusakan. Sementara lima rumah roboh rata dengan tanah. Begitu juga, banyak pohon besar bertumbangan dan melintang di tengah jalan, sehingga membuat arus lalu lintas sempat macet, katanya. (Armin)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved