Dari Pesantren Langitan Tuban, JK : Karya Santri Untuk Indonesia INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Dari Pesantren Langitan Tuban, JK : Karya Santri Untuk Indonesia

Dari Pesantren Langitan Tuban, JK : Karya Santri Untuk Indonesia

Ditulis Oleh redaksi Minggu, 03 November 2013 | 15.44

JK bersama KH. Maimun Zuber, Kyai kharismatik Rembang dan pendiri PPP yang masih hidup. Keduanya bertemu di Ponpes Langitan Tuban [HA] 
TUBAN - INDEPNEWS.Com : Mantan Wakil Presiden RI (2004-2009) melakukan kunjungan ke Jawa Timur Minggu (3/11). Kali ini ketua DMI dan PMI tersebut menghadiri pernikahan putra dari Almarhum Kyai Ubaidillah Faqih Langitan dan putri Kyai Harir Muhammad dari Demak.

Kehadiran JK di Pesantren Langitan Tuban Jawa Timur sangat dielu-elukan oleh ribuan hadirin. Sebagai tamu sekaligus saudara umat muslim JK menyempatkan ziarah di makam para pendiri pesantren Langitan yang sudah berusia hampir 2 abad lamanya.

Kunjungan ini bukan safari politik namun merupakan murni persahabatan karena JK telah bersahabat dengan para Kyai sejak lama. Tapi beberapa kyai memberikan dorongan agar JK kembali tampil di 2014, untuk memperbaiki negeri ini. Dukungan ini seperti dukungan dari banyak pihak lainnya juga diapresiasi oleh JK. “Terimakasih,” ucap JK sambil tersenyum.

Pada kunjungannya ini, JK diminta memberikan sambutan dihadapan sekitar 6000 hadirin, yang mayoritas adalah para santri Langitan. Antusiaseme santri pun terlihat membuncah. Dalam sambutannya, JK menyampaikan pernikahan ini bukan hanya menyatukan dua manusia, tetapi juga dua pesantren besar Langitan di Tuban Jawa Timur, dan Betengan di Demak Jawa Tengah.

“Ini bukan hanya menyatukan dua manusia, tetapi juga dua pesantren besar Langitan di Tuban dan Betengan di Demak,” ucap JK yang terdengar damai.

“Pasangan sekarang beda dengan pasangan dulu. Sekarang istri juga harus berperan diluar rumah. Wanita harus ikut aktif berdakwah,” ujarnya menambahkan.

JK juga memberi pesan bahwa pada zaman sekarang sudah berbeda. Jika dahulu istri cukup melayani suami di rumah kini peran istri juga ikut bahu membahu berjuang bersama suami.

“Bahagia, dulu karena istri selalu melayani di rumah, sekarang bahagia adalah jika suami dan istri bahu membahu berkarya, berdakwah,” katanya lagi.

Acara pernikahan ini juga dihadiri para pengurus PB NU. Tak lupa Kyai Langitan mengapresiasi peran JK mendamaikan konflik yang melibatkan saudara-saudara muslim dan umat agama lainnya di Aceh, Poso, Ambon, dan Rohingnya.

Peran JK dalam menyelesaikan berbagai konflik besar di Indonesia memang mendapat apresiasi dari semua kalangan termasuk para Kyai dan pesantren.

Pada akhir sambutannya JK berpesan agar para santri menjadikan Indonesia sebagai ajang berkarya, bukan hanya berkiprah di daerah Jawa saja. “Saudara-saudara kita di luar Jawa memerlukan karya para santri,” tutupnya. [HA] 
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved