Amankan Dua Pemuda Polisi Temukan Bahan-Bahan Peledak INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Amankan Dua Pemuda Polisi Temukan Bahan-Bahan Peledak

Amankan Dua Pemuda Polisi Temukan Bahan-Bahan Peledak

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 07 November 2013 | 18.53

Terlihat kedua pemuda saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka [Foto : Zainal Huda] 
SOLO - INDEPNEWS.Com : Jajaran aparat penegak hukum Polresta Surakarta terpaksa mengamankan dua orang pemuda berikut 26 item bahan peledak serta sepucuk pistol air soft gun jenis Bramasta Sport Mini di lokasi Monumen 45 Banjarsari Solo, Rabu (6/11) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi menduga, bahan-bahan tersebut racikan bahan peledak yang siap
digunakan.

Kapolresta Solo AKBP Iriansyah kepada wartawan, Kamis (7/11) siang tadi mengatakan, penangkapan kedua orang tersangka berinisal Eam(32) warga Mojokulon Sragen dan RD (37) warga Mlopoharjo Wonogiri itu bermula ketika petugas melakukan patroli di Monumen Banjarsari Rabu.

“Kecurigaan petugas berawal saat melihat dua orang itu membakar sesuatu dan menyampurnya dnngan bahan-bahan kimia. Saat ditanya mereka mengaku sedang memasak mie instan,” jelas Kapolres.

Karena penasaran, petugas langsung menggeledah mereka dan akhirnya mendapati sejumlah bahan-bahan kimia, serta korek api dan sepucuk pistol air soft gun. Hasil pemeriksaan tim forensik Polda Jateng, disimpulkan 26 item barang-barang kimia tersebut positif bahan peledak. Yang dibeli di sebuah toko kimia di kawasan Pasar Kliwon Solo seharga sekitar Rp 500 ribu.

“Bahan-bahan itu memenuhi unsur pembuatan bahan peledak. Karena terdapat alat penyedia oksigen (oksidator), penyerap oksigen (redaktor), dan sumber api.”

Bahan-bahan itu antara lain, alkohol, gula pasir, bubuk soda, panci, shampo, paper plat, kardus, gunting, urea, kaporit, arang, dua batrei, korek api dan lain-lain. Saat ini kedua tersangka masih diperiksa secara intensif di Mapolres Surakarta.

“Kedua pemuda tersebut, kini telah ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Pasal 1 Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang tentang senjata tajam dan bahan peledak.”

Dari pengakuan kedua tersangka, secara mengejutkan mereka mengaku akan merampok sebuah toko di kawasan Makamhaji Sukoharjo. Dimana salah satu tersangka pernah bekerja di toko tersebut, lantaran sakit hati. Dikatakan pula, satu tersangka juga merupakan pegawai perusahaan sebuah minuman teh mereka terkenal yang banyak beredar di wilayah Solo dan sekitarnya. (Nal)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved