Utusan PBB Minta Saran Jusuf Kalla INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Utusan PBB Minta Saran Jusuf Kalla

Utusan PBB Minta Saran Jusuf Kalla

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 22 Oktober 2013 | 16.59

Jusuf Kalla (kedua kanan) bertemu dengan Utusan Khusus Sekjen PBB bidang Kemanusiaan yang berasal dari Kuwait, Abdullah Al Matouq (kedua kiri) didampingi Kepala Seksi Kordinasi Kerjasama dan Kordinasi Mobilisasi Bantuan Lembaga PBB Bidang Kemanusiaan (UN OCHA) di Jenewa, Khaled Khalifa (kiri). (Yadi Jentak) 

TURKI - INDEPNEWS.Com : Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla, bertemu dengan Dr Abdullah Al Matouq - Utusan Khusus Sekjen PBB bidang Kemanusiaan (UN OCHA) di Istanbul Turki. Pada kesempatan ini, Abdullah Al Matouq, meminta saran dari Jusuf Kalla, tentang bagaimana cara terbaik untuk masuk ke Rakhine, Myanmar, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, Selasa (22/10).

Menurut Al Matouq, pihaknya merasa perlu meminta masukan dari JK panggilan akrab Jusuf Kalla, karena Ketua PMI tersebut sudah dua kali berkunjung ke Myanmar dan berpengalaman menangani konflik etnis bernuansa SARA.

Kepada Al Matouq, JK memberi saran agar misi kemanusiaan yang diemban ke Rakhine, Myanmar, menjunjung tinggi azas netralitas serta mengedepankan aspek kemanusiaan sehingga bantuan disalurkan kepada kedua belah pihak yang bertikai.
Al Matouq juga meminta pendapat JK soal yang lebih teknis tentang bantuan apa yang sebaiknya diberikan dan bagaimana cara menyalurkannya.

Menurut JK, bantuan terbaik adalah makanan dan pemukiman. Sebab, masih banyak korban yang bermukim di kamp-kamp pengungsi butuh bahan makanan dan perumahan. Pengadaan bantuan makanan, saran JK sebaiknya dibeli dari Myanmar agar efisien karena negara tersebut memproduksi beras yang berlimpah. Sedangkan untuk perumahan sebagian bahan baku kemungkinan impor dan dari Myanmar sendiri.

Ketika Al Matouq menanyakan soal akses memasuki Myanmar, JK menjawab bahwa negeri tersebut memang sedang dalam transisi demokrasi. Untuk akses ke Myanmar, menurut JK, otoritas setempat akan lebih mudah aksesnya dengan atas nama UN OCHA.

Selain membahas masalah konflik etnis di Myanmar, Al Matouq juga menyampaikan keinginan pemerintah Kuwait berinvestasi dan mengembangkan bank bank syariah di Indonesia untuk pengusaha kecil dan menengah. Al Matouq juga memuji fungsi masjid di Indonesia yang tidak sekedar sebagai tempat sholat tetapi juga memiliki fungsi sosial.

Kepada Al Matouq, JK sempat menjelaskan bahwa masjid-masjid di Indonesia itu berfungsi sebagai sarana bagi ummat berhubungan dengan tuhannya juga dengan sesama manusia.
“Karena itu di negeri kami ada istilah memakmurkan mesjid dan dimakmurkan mesjid," urai JK. [HA]
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved