Ngaku Intel, Perkosa Siswi SMP dan Direkam Bergantian INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Ngaku Intel, Perkosa Siswi SMP dan Direkam Bergantian

Ngaku Intel, Perkosa Siswi SMP dan Direkam Bergantian

Ditulis Oleh redaksi Selasa, 15 Oktober 2013 | 10.41

Ilustrasi pemerkosaan 
KEDIRI - INDEPNEWS.Com : Siswi di salah satu SMP di Kediri melapor ke Polisi karena diperkosa dan diperas oleh dua orang pemuda bejat bernama Saefudin (32) dan Asrofi (21). Akibat kejadian tersebut, Bunga (bukan nama sebenarnya, red) yang baru berusia 15 tahun merasa depresi, akhirnya mengadukan kepada orang tuanya dan selanjutnya melaporkanya ke Polres Kota Kediri, Senin (14/10).

Kejadiannya haas ini berawal saat Bunga yang masih pelajar kelas dua SMP ini tengah berduaan dengan sang pacar di pinggir hutan Dusun Mojoduwur, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kediri. Saat itu, Saefudin dan Asrofi langsung mendekat dan menuduh keduanya akan melakukan perbuatan mesum.

Sebab salah satu pelaku mengaku anggota intel polisi, kedua korban yang masih belia merasa ketakutan. Karenanya, kedua remaja yang sedang asik pacaran itu, tak berdaya dipaksa oleh pelaku memperagakan adegan mesum.

Kedua korban, semula diminta telanjang untuk melakukan adegan hubungan badan. Namun, karena dilihat orang lain, Bunga dan pacarnya tidak bisa melakukannya. Selanjutnya Asrofi merasa terangsang melihat Bunga telanjang dan mengajaknya untuk berhubungan mesum. Adegan itu direkam Saefudin dengan kamera ponsel. Sebaliknya, saat Saefudin berhubungan mesum dengan Bunga, direkam Asrofi. Setelah merudapaksa Bunga, kedua pelaku bahkan memeras dan mengancam akan menyebarkan adegan mesumnya.

Penangkapan kedua pelaku, dirancang dengan memancing kedua pelaku janjian bertemu di seputaran Terminal Tamanan Kota Kediri. Tanpa curiga, kedua pelaku Asrofi dan Saefudin mendatangi korban dan langsung diringkus polisi.

“Kasus pemerkosaan yang menimpa pelajar telah berlangsung pada 19 September lalu, di kawasan pinggir hutan dekat areal kandang kuda tempat Wisata Puhsarang,” ujar Kapolres Kediri Kota, Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Senin (14/10).

Dijelaskan Kapolres, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 81 dan 82 UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Polisi masih mengembangkan kasus pemerkosaan yang menimpa pelajar ini, terkait kemungkinan adanya tambahan tersangka lain dan saat ini masih memeriksa saksi-saksi. [Tbn]
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved