Korupsi Galabo, Masrin Hadi Akhirnya Serahkan Diri ke Rutan INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » Korupsi Galabo, Masrin Hadi Akhirnya Serahkan Diri ke Rutan

Korupsi Galabo, Masrin Hadi Akhirnya Serahkan Diri ke Rutan

Ditulis Oleh redaksi Kamis, 31 Oktober 2013 | 17.27

Masrin Hadi, terpidana mantan Kepala Disperindag Kota Solo 



SURAKARTA - INDEPNEWS.Com : Terpidana mantan Kepala Disperindag Kota Solo, Masrin Hadi yang divonis selama dua tahun penjara, atas kasus dugaan korupsi dana proyek pembangunan pusat jajan malam Gladak Langen Bogan (Galabo), akhirnya secara sukarela menyerahkan diri ke Rutan Solo, tanpa didampingi pengacara atau sanak famili seorang pun.

Seorang petugas Kejari Solo, yang kebetulan tengah menjemput para tahanan di Lapas Solo untuk persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (31/10) siang mengatakan, Masrin Hadi saat menyerahkan diri ke Lapas, mengenakan kemeja warna Hijau bercelana jeans biru sekitar pukul 09.00.

“Semula saya sempat tidak percaya, namun setelah saya perhatikan benar. Ternyata memang benar dia Pak Masrin. Sebenarnya kita akan jemput paksa dia besok Jumat (1/11). Namun karena sudah menyerahkan diri, ya syukurlah,” jelas petugas kejaksaan yang menolak disebut namanya.

Dikatakan dia, saat menyerahkan diri Masrin Hadi tanpa didampingi sanak famili atau pengacara M Taufik SH yang selama ini telah ditunjuknya.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan Solo Beny Hidayat mengatakan, saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan di ruang Mapaling atau Massa Pengenalan Lingkunngan. Setelah seminggu ke depan, dia akan kita pindahkan ke ruang Tipikor.

Terpisah, atas kerelaan Masrin Hadi yang kini telah berada di Rutan Kelas I tersebut, Kasie Pidus Kejari Solo Erfan Suprapto mengatakan, kejaksaan rencananya akan segera melengkapi surat perintah pelaksanaan eksekusi atau Ph 8.

“Masrin sendiri sebenarnya telah menjalani kurungan 8 bulan hingga 1 tahun. Dari 2 tahun vonis hakim yang diterimanya. Selama ini yang bersangkutan selalu mangkir dengan alasan sakit. Dan telah tiga kali menerima panggilan,” katanya.

Untuk itu lanjutnya, pihaknya akan meminta surat keterangan dari pihak rumah sakit untuk mengecek kebenaran atas sakit yang diderita Masrin Hadi. “Kita tahu dia memang pernah menderita sakit jantung. Namun perlu ada surat dari dokter untuk menguatkan alasan tersebut.”

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan Solo Beny Hidayat mengatakan, saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan di ruang Mapaling atau Massa Pengenalan Lingkunngan. Setelah seminggu ke depan, dia akan kita pindahkan ke ruang Tipikor.

Seperti yang diketahui, kasus dugaan korupsi dana proyek pembangunan pusat jajan malam Galabo, melibatkan mantan Kepala Disperindag Kota Solo, Masrin Hadi dan (Alm) Abdul Mutholib, mantan Kabid Perdagangan Disperindag Kota Solo. Proyek pembangunan pusat jajan malam di Jalan Mayor Sunaryo itu berlangsung pada 2006.

Pada 2009, Masrin dan Abdul dinyatakan majelis hakim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, dengan mengajukan agenda fiktif studi banding ke Surabaya dan Bali pada Desember 2006. Akibatnya, negara merugi sekitar Rp 134 juta. (Nal)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BERITA POPULER

Cari Blog Ini

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved