SKCK Calon (Incumbent) Kades Pagarbatu Moh. Alwi Dirubah 2 Kali INDEPNEWS.Com
Headlines News :
Home » , , » SKCK Calon (Incumbent) Kades Pagarbatu Moh. Alwi Dirubah 2 Kali

SKCK Calon (Incumbent) Kades Pagarbatu Moh. Alwi Dirubah 2 Kali

Ditulis Oleh redaksi Sabtu, 20 April 2013 | 09.29

Ilustrasi Pilkades (Dok : Redaksi)
Mantan Terpidana Narkoba & Barang Impor Ilegal Tersebut Diklaim Tidak Memenuhi Persyaratan Pilkades

PAGARBATU, SUMENEP - INDEPNEWS.Com :
Moh. Alwi yang merupakan calon incumbent Kepala Desa Pagarbatu Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep dipermasalahkan oleh sejumlah warga setempat, pasalnya terkait dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang digunakan oleh Moh. Alwi mendaftar ke Panitia Pilkades Pagarbatu diterbitkan dua kali oleh Polres Sumenep,

Syaiful Bahri warga Pagarbatu menyampaikan bahwa terdapat sikap diskriminatif pada SKCK Moh. Alwi, yang mana SKCK yang pertama hanya  mencantumkan 1 (satu) catatan kriminal tentang pelanggaran kepabeanan dengan vonis hukuman 1 (satu) tahun penjara. Sementara pada kasus narkoba yang pernah menjerat Moh. Alwi pada tahun 2010 tidak dicantumkan dalam catatan kepolisian di SKCK tersebut.

Syaiful menambahkan bahwa setelah dilakukan complain terkait dengan adanya SKCK yang tidak mencantumkan semua catatan kriminal yang pernah dilakukan Alwi, kemudian pihak Polres Sumenep melakukan perubahan dengan menerbitkan SKCK yang kedua, dan pada SKCK kedua ini baru tercantum semua tindak pidana kriminal yang pernah menjerat Alwi, hanya saja yang disayangkan oleh masyarakat Pagarbatu yaitu penerbitan SKCK yang kedua ini terbit pada waktu pendaftaran Pilkades telah ditutup, akan tetapi panitia masih tetap mengesahkan pencalonan Alwi, ungkap syaiful.

Ditempat berbeda, Jumannan yang juga warga setempat ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kejadian ini, Panitia Pilkades Pagarbatu yang masih mengesahkan pencalonan Moh. Alwi, padahal saat SKCK yang kedua ini terbit pendaftaran pilkades telah ditutup, maka secara otomatis tidak sah jika panitia masih tetap menerima pendaftaran calon. Dan masalah ini telah diadukan ke LIH JATIM untuk meminta perlindungan dan bantuan hukum, karena panitia jika tetap mengesahkan pencalonan Alwi, maka panitia dinilai telah melanggar aturan.

Sementara Supyadi dari LIH Jatim ketika dikonfirmasi via Handphone (HP), ia membenarkan adanya pengaduan dari warga Pagarbatu, dan ia menjeaskan;

“Kami LIH telah menindaklanjuti pengaduan warga itu, setelah dipelajari oleh kami ternyata memang terdapat indikasi kuat bahwa Surat Keterangan Catatan Kepolisian(SKCK) yang diterbitkan Polres Sumenep pada tanggal 13 Maret 2013 No. SKCK/YANMAS/0926/111/2013/SATINTELKAM atas nama Moh. Alwi, yang dipergunakan sebagai persyaratan dalam melakukan pendaftaran Calon Kepala Desa Pagarbatu pada tanggal 17 Maret 2013 ADALAH TIDAK SAH. Dikarenakan catatan pada SKCK tersebut hanya mencantumkan 1 kasus kriminal tentang pelanggaran kepabeanan dengan vonis hukuman 1 (satu) tahun penjara. Sementara pada kasus narkoba yang pernah menjerat sdr. Moh. Alwi pada tahun 2010 tidak dicantumkan dalam catatan kepolisian di SKCK yang diterbitkan oleh Polres Sumenep”.

Supyadi menambahkan bahwa tidak sahnya SKCK tersebut diperkuat dengan adanya surat secara resmi dari Polres Sumenep Nomor. B/562/III/2013/Satintelkam, tanggal 30 Maret 2013, dengan pokok isi surat meminta kepada sdr. Moh. Alwi agar membawa kembali SKCK yang telah dikeluarkan Satintelkam Polres Sumenep guna dilakukan perubahan catatan SKCK atas nama Moh. Alwi.

Hal tersebut dilakukan oleh Polres Sumenep karena berdasarkan hasil koordinasi dengan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya bahwa sdr. MOH. ALWI ketika masih menjabat Kepala Desa Pagarbatu sebelumnya berdasarkan Laporan Polsi No. Pol. : LP/565/IX/2010, tanggal 18 September 2010, dinyatakan telah terbukti melanggar tindak pidana, melakukan percobaan atau pemufakatan jahat untuk menyalahgunakan narkotika golongan 1 sesuai pasal 127 ayat (1) huruf a Undang - Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang - Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Maka telah jelas bahwa sdr. Moh. Alwi telah melakukan sikap penyerahan salah satu persyaratan yaitu SKCK yang telah direvisi (dirubah) oleh Polres Sumenep diluar ketentuan waktu dibukanya penerimaan pendaftaran calon kepala desa oleh panitia alias pendaftaran telah ditutup. Dan hal ini telah jelas tidak sah dan melanggar Ketetapan Panitia Pilkades Pagarbatu dalam Pengumuman resmi secara tertulis Nomor 141/02/435.407.101/PAN-PIL/2013, tanggal 01 Maret 2013”. Tambah Supyadi dalam penjelasannya.

Ketika INDEPNEWS.Com beberapa kali mengkonfirmasi via Handphone (HP : 0817xxxxxx35) sdr M. Nuruddin selaku ketua panitia pilkades Pagarbatu terkait dengan adanya permasalahan tersebut, ia tidak dapat dihubungi. (JIZ)
Bagikan Berita :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

MATRIX TRANCEFORMATION HEALING

BERITA POPULER

Translate

Cordy Juice

Pengobatan Herbal

 


Copyright © 2011. INDEPNEWS.Com - All Rights Reserved